Masyarakat Turki Memadati Taksim Square. Ada Apa?

ISTANBUL (KRJogja.com) – Pada Minggu (24/07/2016) ribuan warga Turki memadati Taksim Square di Istanbul. Hal ini sebagai aksi solidaritas atas kudeta berdarah 15 Juli lalu. Setidaknya kudeta tersebut memakan 246 korban serta ribuan korban luka.

Massa didominasi oleh parta oposisi sekuler,  Partai Republik Rakyat (CHP). Namun, diikuti oleh pengikut partai  lain, termasuk partai berkuasa sekarang, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP). Partai di negara Turki bersatu untuk melawan kudeta belum lama ini.

"Ideologi politik tidak berarti apa – apa sekarang.", ungkap Yazid (28), yang berdiri dan ikut mengibarkan bendera Turki. Disamping itu, bersama massa lainnya, juga mengangkat foto Mustafa kemal Ataturk, pendiri Turki modern.

“Politik sangat penting ketika mengancam kedaulatan Turki. Turki pernah mengalami beberapa kudeta dan tak seorangpun yang ingin mengalaminya lagi.”, ucap Ibrahim Okur (23) yang mendukung AKP. “Satu hal yang sama dari kita semua. Kami adalah warga Turki.”, tambahnya.

Beberapa jam setelah kudeta gagal, Turki langsung melakukan investigasi dibalik kudeta ini. Lebih dari 60.000 cedekiawan, pengacara, hakim, polisi, tentara, serta pegawai negara ditahan, ditangkap, diinvestigasi, atau diberhentikan. (Elitasari Apriyani)

 

 

BERITA REKOMENDASI