Mau Nyaman, Jamaah Haji Harus Patuhi Jadwal Penjemputan

MAKKAH (KRjogja.com) – Puncak ibadah haji yang akan dilaksanakan pada 10 September 2016 mendatang menjadi fokus utama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

"Untuk penyelenggaraaan operasional angkutan jamaah ke Arafah, Mudzalifah, dan Mina kemudian kembali ke Makkah kita sudah lakukan pertemuan dengan muassasah, dan naqobah bahwa untuk angkutan ke Arafah dari Makkah itu setiap maktab akan disediakan 21 unit bus," ungkap Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Subkhan Khalid, Kamis (01/09/2016).

Subkhan menjamin angkutan tersebut memadai. Lantaran didukung 10 armada bertipe jenis city bus berkapasitas antara 70-80 orang. Sisanya, bus bertipe antarkota berkapasitas 45-49 orang.

Pengangkutan jamaah akan dibagi tiga tahap. Tahap pertama pada pukul 07.00- 11.30 WAS yang akan dimulai hari Jumat esok. Kemudian, tahap kedua dimulai setelah salat Jumat sekira pukul 13.00 sampai 16.00 WAS. Sesi terakhir pada pukul 16.00 sampai 00.00 WAS atau sampai seluruh jamaah terangkut semua ke Arafah.

"Masing-masing maktab akan melakukan qurah atau undian terhadap kloter-kloter yang ada dalam pengelolaannya, 7-8 kloter itu mana yang akan berangkat pagi, siang dan sore. Kami mohon juga kepada para ketua sektor untuk memantau pelaksanaan qurah dan memastikan kepada jamaah mematuhi jadwal itu," harap Subkhan.

Kepatuhan terhadap jadwal, menurutnya, menjadi hal penting agar jamaah tidak menunggu di luar terlebih dahulu di tengah panasnya cuaca.

"Jadi pastikan jadwalnya, pastikan busnya datang baru kemudian turun naik bus. Jangan kemudian berangkatnya sore, Subuh sudah pakai ihram dan sudah turun di jalan-jalan, itu nanti cuacanya panas," tegas Subkhan. (*)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI