Menandai Kerjasama RI Selama 60 Tahun

WELLINGTON, KRJOGJA.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  melakukan kunjungan kenegaraan ke Selandia Baru, Minggu (18/3/2018), seusai menghadiri ASEAN-Australia Special Summit 2018 di Sydney. Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden dan dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Bandara Militer Wellington, Selandia Baru, Minggu pukul 22.20 waktu setempat atau 16.20 WIB.

Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Senin (19/3/2018) hari ini. Ardem kepada Radio New Zealand mengatakan, kedua permimpin akan membahas masalah perdagangan dan isu-isu lain yang menjadi kepentingan bersama.

Kunjungan ke Selandia Baru ini merupakan kunjungan kenegaraan yang sekaligus menandai peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Selandia Baru.  "Kunjungan ini juga akan dimanfaatkan Kepala Negara untuk melakukan sejumlah pertemuan. Mulai dari pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri dan Gubernur Jenderal Selandia Baru, hingga bertemu dengan sejumlah CEO dalam sebuah forum bisnis," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Menurut Wakil Ketua Dewan Bisnis ASEAN Selandia Baru, Lester Khoo, kedua negara bisa saling belajar satu sama lain dalam berbagai hal. Dia menyatakan, kedua negara memiliki banyak kesamaan dan Selandia Baru harus memanfaatkan secara optimal kunjungan Jokowi.

"Indonesia berpengaruh sangat penting. Patut untuk dicatat bahwa Indonesia adalah bagian dari G-20, juga negara tetangga Asia terdekat kita. Indonesia merupakan ekonomi terbesar di ASEAN dan ke depan akan menjadi ekonomi terbesar ketujuh di dunia," terang Khoo kepada Newshub.

Presiden dan rombongan kemarin disambut Menteri Keuangan yang juga Menteri Olahraga Selandia Baru Grant Robertson, Duta Besar (Dubes) RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya dan Dubes Selandia Baru untuk RI Trevor Matheson. Dari bandara, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju Hotel Intercontinental, disambut ratusan WNI di Negeri Kiwi tersebut.

Rombongan yang menyertai Presiden dan Ibu Iriana terdiri Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Kepala BKPM Thomas Lembong.(Bro)

BERITA REKOMENDASI