Menantu Trump Nasihati Putra Mahkota Saudi

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, disebut berkomunikasi secara informal dengan Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi terungkap. Kushner disebut menawarkan sejumlah nasihat kepada putra mahkota Arab Saudi tersebut pasca pembunuhan wartawan pengkritik Raja Salman itu di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Protokol mengharuskan staf dewan keamanan mendampingi setiap komunikasi yang dilakukan pejabat Gedung Putih dengan pemimpin negara asing. Namun, Khusner tetap berkomunikasi secara informal seperti bertukar pesan instan dengan MbS pasca kematian Khashoggi.

Kushner memang disebut memiliki kedekatan dengan MbS. Dia dan penasihat keamanan Trump, John Bolton, dikabarkan sempat menelpon MbS sepekan setelah Khashoggi dilaporkan hilang usai memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul. Keduanya juga dikabarkan sempat berkomunikasi dengan MbS ketika otoritas Turki tengah meluncurkan operasi pencarian Khashoggi.

"Mereka (Kushner dan Bolton) meminta informasi lebih detail dan mendesak pemerintah Saudi agar lebih transparan dalam proses penyelidikan," ucap juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders.

Meski sempat membantah, Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas di dalam konsulatnya di Istanbul. Namun, Riyadh tetap berkeras bahwa negaranya tak terlibat dalam kasus ini.

Riyadh mengklaim operasi itu dilakukan sejumlah pejabat intelijen di luar kewenangan mereka. Negara kerajaan itu sejauh ini telah menahan 21 tersangka.

Namun, berdasarkan laporan yang bocor ke media pada November lalu, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) menyimpulkan bahwa MbS lah yang memerintahkan pembunuhan Khashoggi. (*)

BERITA REKOMENDASI