Menteri-menteri Malaysia Ramai-ramai Mundur

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Tingginya kasus positif Covid-19 membuat pemerintahan Malaysia memperpanjang status darurat Covid-19 yang mendapat kritik keras dari parlemen, terlebih karena keputusan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin itu tanpa restu Raja Malaysia.

Penolakan keras berujung pada pengunduran diri menteri-menteri di kabinet pemerintahan Muhyiddin. Salah satunya Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah, yang mengundurkan diri dari pada Selasa (03/08/2021) lalu.

“Setelah mempertimbangkan pendirian dan keputusan partai, sebagai anggota UMNO (partai) yang patuh dan setia kepada partai, saya mengundurkan diri dari Kabinet Menteri Pemerintahan Federal” ujar Shamsul.

Saya berterima kasih kepada semua pihak dan staf kementerian Energi dan SDA. Fokus saya setelah ini adalah tugas saya sebagai anggota parlemen untuk Lenggong dan membantu memperkuat partai di tengah tantangan situasi politik ini” ujarnya menambahkan.

Tidak berhenti disitu, pengunduran diri menteri di tengah gejolak politik dan lonjakan kasus Covid-19 berlanjut ke Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Noraini Ahmad.

Pengunduran diri Noraini diduga sebagai bentuk kesetiaan pada Partai Organisasi Persatuan Melayu Nasional (UMNO) sekaligus bentuk protes ditetapkannya status darurat nasional. (*)

BERITA REKOMENDASI