Mesir Buka Perbatasan Rafah Selama Dua Hari

Editor: Ivan Aditya

MESIR (KRjogja.com) – Pemerintah Mesir akan membuka pintu perbatasan Rafah selama dua hari dan mengizinkan warga yang membutuhkan bantuan medis serta mahasiswa yang menuntut ilmu di luar negeri untuk meninggalkan Jalur Gaza. Laporan ini sudah dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar Palestina di Mesir, yang mengatakan bahwa warga yang membutuhkan bantuan medis dan pemegang izin tinggal di luar negeri akan menjadi prioritas.

Akhir Juni lalu, pemerintah Mesir membuka pintu perbatasan Rafah selama lima hari dan mengizinkan 3.000 warga Gaza memasuki wilayahnya. Menurut otoritas perbatasan Gaza, ada sekitar 25 ribu warga, termasuk di antaranya 4.000 pasien medis, dalam daftar tunggu untuk meninggalkan daerah yang diblokade Israel sejak 2007 itu.

Terdapat tujuh pintu perbatasan di Jalur Gaza yang menghubungkan warga Palestina dengan dunia luar dan enam di antaranya dikuasai oleh Israel. Hanya Rafah yang dikuasai oleh Mesir, namun sangat jarang dibuka sejak Abdel-Fattah el-Sisi memimpin pascakudeta militer 2013 lalu. (*)

BERITA REKOMENDASI