Mesir Izinkan Warga Palestina Lewat untuk Umroh

Editor: Ivan Aditya

MESIR, KRJOGJA.com – Mesir mengizinkan sekitar 800 jemaah umroh Palestina dari Jalur Gaza masuk ke negaranya untuk melanjutkan perjalan ke Mekkah, Arab Saudi. Para jemaah umroh itu dilaporkan pergi meninggalkan Gaza menuju perbatasan Mesir melalui Rafah. Otoritas Mesir lalu membawa mereka menggunakan bus ke Bandara Kairo.

Seorang pejabat Palestina di Gaza mengatakan bahwa dari Kairo, mereka akan terbang menuju Mekkah. Otoritas keamanan Palestina di Rafah mengatakan sebanyak 15 orang dari ratusan rombongan itu tidak diizinkan pergi. Namun, dia tak menjelaskan alasannya.

Sejumlah sumber keamanan Mesir di perbatasan mengatakan bahwa pemberian izin visa ini merupakan yang pertama dilakukan sejak operasi militer di utara Sinai pada 2014 lalu. Tak seperti ibadah haji, kegiatan umroh bisa dilakukan setiap Muslim kapan saja.

Sekitar 2.500 warga Palestina mendapat izin untuk meninggalkan Gaza melalui Mesir untuk pergi haji setiap tahunnya. Sementara itu, Jalur Gaza, salah satu wilayah Palestina yang secara de facto dikuasai oleh Hamas, masih diblokade Israel. Tel Aviv menganggap Hamas, salah satu faksi besar Palestina, sebagai kelompok teroris.

Kedua belah pihak telah terlibat perang di Gaza sebanyak tiga kali sejak 2008 lalu. Di sisi lain, Rafah merupakan daerah satu-satunya di Gaza yang tidak dikendalikan Israel. Wilayah itu menjadi satu-satunya jalan keluar bagi warga Palestina di Gaza. (*)

BERITA REKOMENDASI