Militan ISIS Kabur dari Marawi

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Militer Filipina menyebut sebagian militan Maute yang berbaiat pada ISIS berhasil kabur dari Marawi dengan menyamar sebagai warga sipil. Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengatakan militan berbaur dengan warga sipil yang dievakuasi organisasi kemanusiaan, karena terperangkap dalam bentrokan yang telah berlangsung selama empat minggu, tanpa persediaan makanan, minuman, maupun obat-obatan.

Atas alasan itu, keamanan di kota-kota tetangga seperti Iligan dan Cagayan de Oro terus ditingkatkan dan petugas keamanan disana mencari oknum yang akan ‘menyebar teror’. “Kami tidak membantah bahwa mungkin ada beberapa militan yang menyamar di antara warga sipil yang dievakasi dari Marawi ke Iligan dan Cagayan de Oro,” ujar Padilla di Manila.

Dia menambahkan militan Maute di Marawi masih bertahan, kendati mereka terus digempur pasukan keamanan Filipina menggunakan serangan udara. “Mereka kebanyakan berasal dari pemberontak lokal, tapi mereka juga mendapat bantuan dari jihadis asing, termasuk dari Yaman, Suriah, Indonesia, Malaysia dan Singapura,” papar Padilla.

Selain itu, para pemberontak juga menggunakan tameng manusia serta masjid sebagai tempat persembunyian, yang membuat pasukan keamanan sulit melakukan serangan. Bentrokan yang terus berlangsung selama satu bulan itu memancing kekhawatiran dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. (*)

BERITA REKOMENDASI