Militer Rusia Evakuasi Warga Sipil dari Ghouta

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Militer Rusia menyatakan telah membantu evakuasi 13 warga sipil dari timur Ghouta, Suriah, dengan menggunakan truk yang membawa bantuan kemanusiaan ke wilayah kekuasaan pemberontak tersebut. Sejumlah truk pembawa bantuan mencapai bagian timur Ghouta pada Senin, untuk pertama kalinya sejak operasi paling mematikan dalam sejarah perang saudara Suriah dimulai di kawasan tersebut.

Namun, pemerintah melarang sejumlah pasokan medis dari konvoi dan melanjutkan serangannya. Militer Rusia menyatakan menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk memantau pergerakan konvoi dan berhasil mencegah provokasi pemberontak.

"Kami bisa mengevakuasi 13 warga sipil, termasuk lima orang anak, sekarang dalam perjalanan bersama konvoi. Kami juga siap mengevakuasi 1.000 orang sakit dan terluka, tapi pemberontak tidak memberi kami kesempatan," kata militer Rusia.

Militer Rusia juga menawarkan para pemberontak kesempatan untuk meninggalkan timur Ghouta dengan aman, menyerahkan wilayah kekuasaan terakhirnya yang berada di dekat Damaskus itu. Kementerian pertahanan Rusia menyatakan para pemberontak bisa pergi bersama keluarga dan senjata pribadinya melalui koridor aman.

Tawaran Rusia tidak merinci jalur mana yang bisa dilalui para pemberontak, tapi syarat yang diajukan samam dengan kesepakatan evakuasi sebelumnya yang digunakan para pemberontak untuk bergerak ke kawasan oposisi di utara, dekat Turki. (*)

BERITA REKOMENDASI