Myanmar Tarik Dubes di Inggris

Editor: Ivan Aditya

MYANMAR, KRJOGJA.com – Junta militer Myanmar memerintahkan Duta Besar untuk Inggris, Kyaw Swar Min segera pulang usai menerbitkan pernyataan mendesak pembebasan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi, yang ditahan di lokasi rahasia usai kudeta.

Pengumuman itu disampaikan oleh junta militer Myanmar melalui siaran stasiun televisi negara, MRTV. Menurut mereka alasan memanggil pulan Min adalah karena sang diplomat tidak mengikuti arahan pemerintah.

“Setelah dia tidak bersikap sesuai dengan tanggung jawab yang diemban, maka kami meminta dia untuk segera pulang dan dikembalikan ke Kementerian Luar Negeri,” demikian isi laporan itu.

Dalam pernyataan itu Min juga mendesak junta militer membebaskan pejabat pemerintah sipil Myanmar lainnya, termasuk Presiden Win Myint yang ikut diciduk saat kudeta berlangsung.

Desakan Min merupakan bentuk pemberontakan seorang diplomat pemerintah terhadap junta militer Myanmar. Ia menganggap gertakan diplomatik dan jalur perundingan menjadi solusi tepat untuk memulihkan krisis yang terjadi saat ini di negaranya.

Pernyataan itu diutarakan Min setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dan Wakil Menlu Inggris bidang Asia, Nigel Adams, di London.

Kedutaan Myanmar untuk Amerika Serikat di Washington DC juga mengisyaratkan pemutusan hubungan dengan junta militer. (*)

BERITA REKOMENDASI