Myanmar Tarik Pasukan dari Perbatasan

Editor: Ivan Aditya

BANGLADESH, KRJOGJA.com – Bangladesh mendesak Myanmar untuk menarik mundur ratusan tentara yang ditempatkan dekat kamp pengungsi Rohingya di perbatasan. Kehadiran militer Myanmar bersenjata lengkap membuat takut para pengungsi Rohingya, di tengah rencana pemulangannya ke Myanmar.

"Kementerian Luar Negeri memanggil utusan Myanmar dan menyampaikan bahwa penempatan militer semacam itu akan menciptakan kebingungan dan meningkatkan ketegangan di perbatasan," bunyi pernyataan Kemlu Bangladesh.

Dhaka menyebut pasukan Myanmar berada dekat kamp yang menampung 6.000 pengungsi Rohingya yang melarikan diri sejak krisis kemanusiaan melanda di negara bagian Rakhine Agustus lalu.

Pejabat perbatasan Bangladesh telah meminta bertemu dengan petugas perbatasan Myanmar untuk meminta penjelasan dan mengurangi ketegangan. Namun, sumber Bangladesh mengatakan petugas perbatasan Myanmar belum menanggapi permintaan itu karena "alasan sibuk". (*)

BERITA REKOMENDASI