Myanmar Tuduh ARSA Bakar Desa Rohingya

Editor: Ivan Aditya

MYANMAR, KRJOGJA.com – Militer Myanmar menuding kelompok bersenjata Pasukan Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA) kembali membakar sejumlah perumahan di Rakhine selama beberapa hari terakhir untuk memperbesar eksodus pengungsi ke Bangaldesh.

"Militan ARSA mendesak orang untuk lari dari desa Rohingya ke Bangladesh," bunyi pernyataan kantor panglima militer Myanmar, Min Aung Hlaing.

Menurut kantor Hlaing, ARSA membakar sedikitnya tujuh rumah di desa Rohingya. Kantor Hlaing menyatakan, pasukan keamanan "yang bekerja sesuai hukum" di Mi Chaung Zay, kota Buthidaung, justru membantu warga desa memadamkan api yang merebak sekitar pukul 02.40 dini hari.

Pernyataan itu dilontarkan Myanmar untuk membantah tudingan bahwa aparatnya yang menyebabkan terjadinya peningkatan gelombang pengungsi ke Bangladesh hingga mencapai 5.000 orang per hari dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah pengungsi Rohingya yang baru tiba di Bangladesh menuding militer Myanmar kembali mengintimidasi dengan membakar rumah-rumah di Rakhine dalam beberapa waktu terakhir. (*)

BERITA REKOMENDASI