Najib Razak Sebut Kekalahan Pemilu Akibat Hoaks

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak membela diri dalam penampilan perdananya sejak menyatakan mundur dari kepemimpinan koalisi Barisan Nasional. Di hadapan konstituennya di Pekan, Negara Bagian Pahang, Malaysia, Najib menyatakan kekalahan bersejarah itu bukan akibat kesalahannya.

Di pertemuan tahunan United Malays National Organisation (UMNO) Divisi Pekan itu, Najib mengecam perilaku kampanye pesaingnya, koalisi Pakatan Harapan, pemenang pemilu Malaysia. "Itu bukan kontestasi ide, itu kontestasi berita palsu," kata Najib antara lain dalam pidatonya selama setengah jam, menuding koalisi pesaingnya, pimpinan Mahathir Mohamad.

Untuk pertama kalinya selama enam dekade sejak Malaysia merdeka, koalisi Barisan Nasional kalah dalam pemilu Malaysia. Akibat kekalahan itu, Najib ikut terjungkal dari 'takhta' perdana menteri.

Bagi Najib, pemilu Malaysia yang digelar 9 Mei lalu bukan sebuah proses pemilihan yang adil. Menurut dia, kekalahannya adalah hasil dari permainan kotor yang diatur oleh Pakatan Harapan, pimpinan Mahathir, mantan mentornya yang kini berusia 92 tahun.

Kemenangan Mahathir tidak saja mengejutkan warga Malaysia, yang antusias antre di tengah hujan dan teriknya matahari siang untuk memberikan suara. Tetapi juga mengejutkan dunia. (*)

BERITA REKOMENDASI