NEC Sediakan Sistem Pencegahan Bencana untuk BMKG

Editor: Ivan Aditya

TOKYO, KRJOGJA.com – NEC Corporation (NEC; TSE: 6701) menyediakan sistem pencegahan bencana area luas kepada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Republik Indonesia (BMKG Indonesia).

Dana yang telah dipergunakan untuk sistem ini adalah dana bantuan dari program pemerintah Jepang yang dialokasikan untuk pembaharuan terhadap peralatan bagi manajemen risiko bencana, yang dijadwalkan akan mulai dioperasikan pada semester awal tahun 2018.

Indonesia merupakan suatu negara dengan tingkat resiko gempa bumi yang sangat tinggi, sebagaimana yang bisa dilihat dari dampak kerusakan yang signifikan akibat Gempa Besar Sumatra yang terjadi pada bulan Desember 2004 silam.

Prakiraan dan sistem peringatan terhadap gempa bumi dan tsunami telah diterapkan dan dioperasikan, namun pengembangan sistem untuk meningkatkan akurasi analisis pusat gempa dan estimasi skala gempa akan selalu menjadi suatu kebutuhan.

Sistem pencegahan bencana area luas ini akan mengumpulkan intensitas seismik dan informasi bentuk gelombang yang diperoleh dari seismometer baru yang dipasang di 93 tempat di seluruh Indonesia. Data tersebut akan dikirim ke pusat data di kantor pusat BMKG di Jakarta secara waktu nyata melalui sistem komunikasi berbasis satelit (VSAT).

Sistem ini akan memudahkan BMKG dalam melakukan pantauan aktivitas seismik secara konsisten dan dapat meningkatkan akurasi analisis pusat gempa dan estimasi skala. (*)

BERITA REKOMENDASI