Negara-negara Asia Tenggara jadi Target ISIS

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA (KRjogja.com) – Pengamat terorisme Malaysia Ahmad El-Muhammady menilai seiring dengan semakin berkurang wilayah kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah, kelompok militan itu meningkatkan kehadirannya di negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Indonesia.

Ahmad, yang juga menjabat sebagai penasihat untuk Kepolisian Kerajaan Malaysia soal tahanan terorisme mengutip data dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada Mei yang menunjukkan bahwa ISIS telah kehilangan sekitar 45 persen wilayahnya di Irak dan sekitar 10 persen di Suriah.

“Daerah yang dikendalikan oleh ISIS menyusut dan ini memiliki dampak psikologis pada mereka. Bahkan di antara pejuang siber mereka, mereka bertanya-tanya apa yang akan terjadi sekarang,” kata Ahmad, yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Islam Internasional Malaysia.

Komentar Ahmad tersebut menyusul serangan di kelab malam Movida di Puchong, Malaysia, Juni lalu. Sebanyak delapan orang terluka akibat ledakan granat yang dilemparkan dua tersangka teroris. Sebelumnya mengesampingkan motif teror, kepolisian Malaysia kemudian menyatakan bahwa serangan itu terkait dengan jaringan ISIS, menandai kali pertama serangan ISIS di tanah Malaysia. (*)

BERITA REKOMENDASI