Netanyahu Desak Sanksi untuk Hizbullah

Editor: Ivan Aditya

ISRAEL, KRJOGJA.com – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengajak negara-negara asing menjatuhkan sanksi bagi Hizbullah menyusul temuan terowongan yang diduga dibuat kelompok tersebut untuk menyusup ke Israel.

Permintaan itu diutarakan Netanyahu saat membawa sekelompok duta besar di Tel Aviv ke lokasi perbatasan Israel dengan Libanon guna menunjukkan lokasi temuan terowongan tersebut.

"Saya mengatakan kepada para duta besar bahwa mereka harus ikut mengecam agresi yang dilakukan oleh Iran, Hizbullah, dan Hamas dengan tegas, dan tentu saja untuk memperkuat sanksi bagi mereka," kata Netanyahu.

Kantor Netanyahu juga menyatakan bahwa sang perdana menteri sudah menelepon Sekretaris Jenderal Antonio Guterres dan menuntut PBB untuk ikut mengecam "pelanggaran terhadap kedaulatan Israel" tersebut.

Israel menganggap Hizbullah selama ini didukung Iran, musuh bebuyutannya, sama seperti aktivitas Hamas di Jalur Gaza. "Siapa pun yang menyerang kita (Israel) akan merasakan pertumpahan darah di kepala mereka sendiri. Hizbullah tahu itu, Hamas juga tahu itu," kata Netanyahu. (*)

BERITA REKOMENDASI