Netanyahu Hadapi Tekanan Eropa

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS, KRJOGJA.com – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah memulai tur kunjungan ke Benua Eropa di tengah polemik tentang Yerusalem. PM Israel yang berangkat pada Minggu 10 Desember kemarin telah tiba di Prancis sebagai negara pertama yang dikunjungi.

Dalam tur yang dijalaninya itu, Netanyahu dihadapkan dengan kritik luas terkait keputusan Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Dalam pertemuan pertamanya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Netanyahu didesak untuk memperjuangkan perdamaian dengan Palestina.

Selain itu, Presiden Macron juga secara terang-terangan mengecam keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang dinilai bertentangan dengan hukum internasional. "Saya mendesak perdana menteri untuk menunjukkan keberanian dalam berurusan dengan Palestina agar membawa kita keluar dari jalan buntu saat ini," ujar Macron.

Presiden Macron bahkan tak lupa meminta PM Netanyahu untuk menghentikan pembangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Kunjungan Netahanyu ke Prancis ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya mengunjungi Negeri Mode pada Mei lalu.

Setelah dari Prancis, PM Netanyahu melanjutkan perjalanan ke Brussels, Belgia untuk bertemu dengan Kepala diplomatik Uni Eropa, Federica Mogherini. Dalam pertemuan ini, Mogherini juga mendesak Netanyahu untuk segera bergerak mencari solusi perdamaian. (*)

BERITA REKOMENDASI