Norwegia Bayar Tebusan kepada Abu Sayyaf

Editor: Ivan Aditya

MANILA (KRjogja.com) – Pemerintah Filipina tampaknya tak konsisten dengan kebijakannya yang melarang negara-negara asing membayar uang tebusan untuk membebaskan warga mereka yang disekap kelompok teroris Abu Sayyaf. Salah satu media lokal memberitakan adanya pembayaran tebusan dari sejumlah negara yang warganya diculik Abu Sayyaf. Hal ini terungkap setelah Dubes Norwegia untuk Filipina Erik Forner bertemu dengan Presiden Rodrigo Duterte di Istana Malacañang, Manila, beberapa jam usai Abu Sayyaf membebaskan warga Norwegia bernama Marites Flor.

Dilaporkan uang tebusan yang dibayar Norwegia untuk membebaskan warganya itu senilai 50 juta peso. "Kami sangat berterima kasih atas semua yang telah Anda lakukan," ujar Dubes Erik.

Flor, beserta dua warga Kanada Robert Hall dan John Ridsdel serta juga warga Kanada lainnya, Kjartan Sekkingstad, diculik Abu Sayyaf di Pulau Samal, Filipina Selatan pada September tahun lalu. Abu Sayyaf telah memenggal Ridsdel dan Hall, yang merupakan pacar Flor setelah pemerintah Kanada menolak membayar uang tebusan. (*)

BERITA REKOMENDASI