Obama dan Trump Bertemu Bahas Transisi Pemerintahan

Editor: Ivan Aditya

WASHINGTON (KRjogja.com) – Para pemimpin Amerika Serikat yang sebelumnya gencar menyerang Donald Trump, akhirnya kompak memberikan dukungan kepada sang presiden terpilih. Mulai dari Presiden Barack Obama sampai dengan mantan presiden George Bush telah menyatakan dukungannya kepada presiden terpilih untuk memimpin Amerika sampai lima tahun ke depan.

Obama mengikuti jejak George Bush terkait dengan persiapan transisi pemerintahan. Pada 2008 lalu, saat Partai Republik kalah dari Partai Demokrat, petahana George Bush mengundang presiden terpilih saat itu Obama untuk membahas persiapan transisi pemerintahan. Obama mengatakan, apa yang dilakukan Bush itu patut diteladani dan diteruskan karena langkah semacam itu sangat efektif untuk mengikis perbedaan antara dirinya dan Bush yang sempat perang kampanye semasa Pilpres 2008.

Oleh karena itu, setelah Trump berhasil memenangi pilpres, Obama pun melakukan aksi serupa sebagaimana yang dilakukan Bush delapan tahun silam. "Delapan tahun lalu, Presiden Bush dan saya memiliki banyak sekali perbedaan, tetapi tim Presiden Bush bekerja sangat profesional dan sangat membantu untuk memastikan transisi pemerintahan berjalan dengan lancar," ujarnya Obama menjelaskan.

Trump ditemani tim kecilnya yang selama ini rutin memberikan nasihat dan juga dukungan moral di saat Trump dirisak banyak media. Tim kecil itu terdiri dari orang-orang yang dipercayai Trump, termasuk mantan gubernur New Jersey Chris Christie yang juga mantan rivalnya pada seleksi capres Partai Republik.

Selain Christie, menantunya Jared Kushner yang selama ini dikenal sebagai pengusaha sukses lulusan Harvard University, juga ikut dalam pertemuan dengan Obama di Gedung Putih. Tim kecil ini dilaporkan telah sejak Agustus 2016 lalu rutin melakukan rapat untuk membahas segala hal terkait transisi pemerintahan jika Trump menang. (*)

BERITA REKOMENDASI