Obama Kritik FBI

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akhirnya angkat suara mengenai skandal e-mail Hillary Clinton. Presiden ke-44 Negeri Paman Sam itu mengkritik keputusan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey yang mengumumkan bukti baru terkait e-mail kompatriotnya di Partai Demokrat itu.

“Kita tidak beroperasi dengan informasi yang tidak lengkap. Kita tidak melakukan operasi sesuai bocoran. Kita beroperasi sesuai keputusan konkret yang dibuat. Ketika penyelidikan menyeluruh dilakukan terakhir kali, kesimpulan FBI dan Kementerian Kehakiman menyatakan Hillary membuat kesalahan tetapi tidak ada yang pantas dituntut,” ucap Obama.

Pria keturunan Kenya itu memastikan tidak akan mencampuri proses penyelidikan yang disebutnya berlangsung independen tersebut. Sekali lagi, Obama menunjukkan kepercayaan diri tinggi terhadap istri Bill Clinton tersebut.

“Saya percaya padanya. Saya kenal dia. Saya tidak akan mendukungnya jika saya tidak memiliki kepercayaan diri tinggi mengenai integritas dan kepentingannya dalam memastikan anak-anak muda memiliki masa depan yang lebih cerah,” sambung ayah dua orang puteri itu.

Gedung Putih buru-buru mengoreksi ucapan Obama. Juru Bicara Gedung Putih Eric Schultz menekankan bahwa mantan Senator Illinois itu tidak bermaksud untuk mengkritik kinerja Direktur FBI James Comey. (*)

BERITA REKOMENDASI