Obama Tegaskan Kebijakan di Suriah Tidak Sempurna

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengingat kembali keputusannya untuk tidak melakukan pemboman terhadap Suriah. Oleh banyak orang keputusan itu dianggap tidak efektif, karena membutuhkan keberanian politik pada masa jabatan.

Dalam sebuah transkip percakapannya dengan Jack Schlossberg, cucu presiden ke-35 John F. Kennedy, Obama mengakui bahwa kebijakannya di Suriah akhirnya menjadi solusi yang tidak sempurna.

"Pengiriman pasukan darat ke Suriah adalah masalah tersulit yang saya hadapi. Mengetahui pemuda berusia 20 tahun berada di lingkungan yang tidak bersahabat adalah sesuatu yang sulit," cerita Obama.

Obama menjadi pengkritik perang AS di Irak sejak awal. Selama masa jabatannya di Senat AS, dia menyatakan bahwa meski dia bukan seorang pasifis, dia menentang perang bodoh.

Obama secara resmi menghentikan operasi tempur di Irak pada 31 Agustus 2010, dan sangat waspada, dan mungkin letih, tentang prospek AS memasuki konflik bersenjata terbuka lainnya. "Alasan sulitnya adalah karena, sebagai presiden, apa yang Anda temukan adalah bahwa Anda biasanya dipuji karena melakukan tindakan militer, dan Anda sering dikritik karena tidak melakukannya," Obama. (*)

BERITA REKOMENDASI