Oposisi Desak May Mundur

Editor: Ivan Aditya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Pemimpin partai oposisi Inggris, Jeremy Corbyn, mendesak Perdana Menteri Theresa May untuk mundur setelah jajak pendapat awal hasil pemilihan umum menunjukkan indikasi kuat kekalahan Partai Konservatif.

"Saya rasa ini cukup untuk mengatakan dan membuka jalan bagi pemerintahan yang benar-benar mewakilkan semua rakyat di negara ini," ujar Corbyn.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Corbyn setelah sejumlah jajak pendapat hasil pemilu menunjukkan Partai Konservatif tak mendapatkan mayoritas kursi di parlemen. Jajak pendapat yang dirilis oleh BBC, contohnya, memprediksi Partai Konservatif hanya mendapatkan 318 kursi, disusul Partai Buruh dengan 267 kursi.

Sementara itu, untuk memegang mayoritas, satu partai harus mengamankan 326 dari 650 kursi yang diperebutkan dalam pemilu parlemen. "Pesan dari hasil malam ini adalah, Perdana Menteri mengadakan pemilu ini karena ingin sebuah mandat. Mandat yang ia dapatkan adalah kehilangan kursi Konservatif, kehilangan suara, dukungan, dan kepercayaan," ucap Corbyn. (*)

BERITA REKOMENDASI