Pakistan Minta Pemerintah Bahas Konflik Kashmir

Editor: Ivan Aditya

PAKISTAN, KRJOGJA.com – Pakistan meminta Indonesia sebagai presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan Agustus ini untuk mengangkat isu konflik di Jammu-Kashmir.

Jammu-Kashmir menjadi wilayah sengketa utama antara Pakistan dan India, sejak keduanya terpecah usai berakhirnya masa kolonial Inggris. Kedua negara memperebutkan wilayah Kashmir dan sudah berperang dua kali atas sengketa itu.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan permintaan itu disampaikan Menlu Pakistan Shah Mehmood Qureshi melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.

“Saya menerima telepon dari Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, membahas mengenai perkembangan terkini di Jammu-Kashmir,” kata Retno.

Meski begitu, Retno menegaskan kepada Qureshi bahwa Indonesia akan selalu bersikap imparsial dalam membahas isu Jammu-Kashmir.

Ia mengedepankan dialog dan negosiasi antara India dan Pakistan untuk penyelesaian konflik secara damai, serta memprioritaskan keselamatan masyarakat terlepas dari latar belakangnya. (*)

BERITA REKOMENDASI