Palestina Anggap Keputusan Guatemala Memalukan

Editor: Ivan Aditya

PALESTINA, KRJOGJA.com – Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam keputusan Guatemala yang akan memindahkan kedutaan besarnya ke Jerusalem. Keputusan Guatemala dinilai memalukan dengan menyatakan mendukung Amerika Serikat untuk mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Ini adalah tindakan memalukan dan ilegal yang sepenuhnya bertentangan dengan keinginan para pemimpin gereja di Jerusalem, dan melanggar resolusi Majelis Umum PBB yang mengecam langkah AS," demikian pernyataan kementerian Luar Negeri Palestina.

Palestina menyebut bahwa keputusan tersebut adalah tindakan permusuhan yang jelas terhadap hak-hak warga Palestina. Selain itu juga pelanggaran terhadap hukum internasional.

Seperti diketahui, Guatemala termasuk di antara delapan negara yang bergabung dengan Amerika Serikat untuk menentang resolusi PBB terkait Jerusalem pada Kamis, 21 Desember 2017. Adapun sebanyak 128 negara, menentang Donald Trump dan mendukung resolusi Majelis Umum PBB. Resolusi mendesak agar Amerika Serikat menarik pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. (*)

BERITA REKOMENDASI