Palestina Kecam Perdamaian Bahrain – UEA – Israel

Editor: Ivan Aditya

PALESTINA, KRJOGJA.com – Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammad Shtayyeh mengatakan bahwa normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain di Gedung Putih, Amerika Serikat akan menjadi hari berkabung bagi dunia Arab.

“Kita akan menyaksikan hari berkabung dalam sejarah dunia Arab, kekalahan lembaga Liga Arab, yang tidak bersatu tapi terpecah,” ujarnya.

Pemerintah Palestina yang berbasis di Tepi Barat dan gerakan Hamas yang memerintah Jalur Gaza juga telah mengutuk kesepakatan tersebut. Mereka menyatakan kesepakatan itu sebagai tikaman dari belakang oleh saudara sendiri.

Palestina telah mengajak aksi protes bertepatan dengan upacara penandatanganan yang berlangsung di ibu kota AS itu, dan mendesak negara-negara Arab lainnya untuk tidak ambil bagian dalam perayaan.

Di pihak Israel, mantan Kepala Badan Intelijen Mossad, Efraim Halevy, menyatakan dalam forum virtual dengan wartawan lokal bahwa penandatanganan itu bukanlah kesepakatan damai. (*)

BERITA REKOMENDASI