Pangeran Saudi Serukan Kudeta

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Salah satu Pangeran Arab Saudi di pengasingan, Khaled bin Farhan Al Saud, menyerukan kudeta untuk melengserkan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Khaled mengatakan telah meminta keluarga kerajaan lain seperti Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Pangeran Muqrin bin Abdulaziz menggantikan Raja Salman yang dianggapnya telah mengacaukan monarki dengan kepemimpinan.

Pria yang sudah tinggal di Jerman sejak 2013 lalu itu menganggap situasi dalam negeri kini menyerupai gunung merapi yang bisa meletus kapan saja. Dia juga memperingatkan bahwa kekacauan di Saudi bisa mempengaruhi situasi global terutama Eropa dan Amerika Serikat.

"Dan jika gunung berapi ini meletus, pengaruhnya tidak hanya akan berdampak pada negara atau kawasan Arab, tapi juga sampai ke Eropa," ucap Khaled.

Dalam kesempatan itu, Khaled yang sudah tak pernah pulang ke Saudi sejak lima tahun terakhir, menganggap gebrakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang sempat menangkap 11 pangeran terkait korupsi dilakukan hanya untuk merendahkan keluarga kerajaan lainnya. Khaled menilai penangkapan itu dilakukan Mohammed untuk mengamankan kekuasaan keluarganya yang merasa terancam.

Padahal, langkah Mohammed itu mendapat pujian tak hanya dari dalam negeri, tapi juga luar negeri karena dianggap titik awal reformasi politik Saudi dimulai. "Pemenjaraan para pangeran beberapa bulan lalu tentu saja menimbulkan trauma dalam keluarga kerajaan. Para pangeran dan keluarganya merasa takut akan masa depan mereka sendiri sebagai keluarga kerajaan berkuasa Saudi. Kedua, mereka tidak senang dengan kebijakan yang ada saat ini yang irasional, tidak menentu, dan bodoh," kata Khaled. (*)

BERITA REKOMENDASI