Partai Pendukung Bakal Macron Kuasai Parlemen Prancis

PARIS, KRJOGJA.com – Warga Prancis bersiap kembali memasuki tempat-tempat pemungutan suara (TPS) untuk ketiga kalinya pada 2017. Setelah dua kali memilih presiden, warga kali ini akan menentukan wakil mereka di parlemen dalam pemilihan legislatif (pileg).

Pemilihan kali ini sangat penting artinya bagi Presiden Prancis Emmanuel Macron. Sebab, tanpa dukungan parlemen yang kuat, pria berusia 39 tahun itu tidak akan bisa menjalankan kebijakannya dalam memajukan negara.

Emmanuel Macron diketahui maju sebagai calon presiden lewat Partai La Republique En Marche (LREM) yang didirikannya pada April 2016. Partai yang baru seumur jagung itu tentu belum memiliki kursi di parlemen. Namun, mantan bankir itu tidak perlu khawatir dalam menghadapi pileg kali ini.

LREM diprediksi meraih kemenangan telak serta mendominasi parlemen dalam dua putaran, yaitu 11 dan 18 Juni 2017. Jajak pendapat terakhir menempatkan LREM bersama dengan koalisinya, Partai Democratic Movement, menyapu sedikitnya 30% suara dari pemilih pada Minggu (11/6/2017). Hasil tersebut dapat berubah menjadi kemenangan telak pada putaran kedua pekan depan.

“Kami ingin dominasi sehingga dapat bekerja dan mengubah Prancis selama lima tahun mendatang,” ujar salah satu menteri muda dalam pemerintahan Macron, Mounir Mahjoubi, seperti dimuat Reuters, Minggu (11/6/2017). (*)

BERITA REKOMENDASI