Partai Republik Tolak Usul Trump

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Usulan Donald Trump untuk menunda penyelenggaraan pemilihan umum Amerika Serikat tak hanya menuai kritik dari para rival, tapi juga kubu yang menaungi sang presiden, Partai Republik. Gelombang protes ini datang karena berdasarkan hukum AS, seorang presiden tak memiliki wewenang untuk menentukan tanggal pemilu. Konstitusi hanya memberikan kewenangan kepada Kongres.

Secara tradisi, AS selalu menggelar pemilu pada hari Selasa pertama setelah 1 November, yang pada tahun ini jatuh di tanggal 3 November. “Saya pikir kami telah melakukan pemilihan setiap November sejak 1788 dan saya berharap itu akan terjadi lagi tahun ini,” ujar seorang senator dari Partai Republik, John Thune.

Sementara itu, Ketua Kehakiman Senat yang dikenal sebagai sekutu lama Trump, Lindsey Graham, juga tak setuju dengan gagasan sang presiden. “Saya rasa itu bukan gagasan yang baik,” tutur Graham kepada CNN.

Trump sendiri ingin mengundur pemilu dengan dalih keselamatan di tengah pandemi Covid-19. Ia tak setuju dengan gagasan untuk menggelar pemilu dengan sistem mail-in. (*)

BERITA REKOMENDASI