PBB Duga Genosida Berlangsung di Myanmar

Editor: Ivan Aditya

SWISS, KRJOGJA.com – Pimpinan Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB mengatakan bahwa dia menduga kuat adanya aksi genosida yang terjadi terhadap warga muslim Rohingya di Provinsi Rakhine, Myanmar sejak Agustus tahun lalu.

Dalams sebuah pidato kepada Dewan HAM PBB, Zeid Ra'ad al Hussein melaporkan adanya pembuldoseran kuburan massal di Myanmar yang menunjukkan adanya upaya pihak berwenang untuk menghancurkan bukti potensial terjadinya kejahatan internasional, termasuk kemungkinan kejahatan kemanusiaan.

"Sebuah pengumuman baru-baru ini bahwa tujuh tentara dan tiga petugas kepolisian akan diadili karena pembunuhan ekstra-yudisial terhadap sepuluh warga Rohingya sangat tidak mencukupi," kata Zeid di Jenewa.

Terungkapnya keberadaan kuburan massal di Rakhine terungkap dari penyelidikan yang dilakuakn Reuters dan Associated Press di daerah tersebut. Bulan lalu, investigasi yang dilakukan organisasi Arakan Project mengklaim telah menemukan bukti adanya upaya Pemerintah Myanmar untuk menghancurkan kuburan-kuburan massal tersebut.

Lewa melaporkan, penghancuran kuburan massal itu terjadi di Maung Nu Buthidaung, sebelah utara Rakhine. Lokasi itu dilaporkan pernah menjadi tempat pembantaian warga Rohingya Rakhine. (*)

BERITA REKOMENDASI