PBB Gelar rapat Bahas Rohingya

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Jumlah pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan Myanmar telah bertambah hingga melampaui 500 ribu orang, tapi baru kini Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar rapat terbuka terkait masalah tersebut.

Pada Kamis waktu setempat (28/09/2017), DK PBB menggelar rapat terbuka pertama membahas krisis yang disebut sebagai "pembersihan etnis" itu dalam delapan tahun terakhir.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kepada Dewan bahwa gelombang kekerasan tersebut telah "berkembang menjadi salah-satu keadaan tercepat darurat pengungsi, mimpi buruk kemanusiaan dan hak asasi manusia."

Ratusan Rohingya tiba di Bangladesh menggunakan kapal di balik bayang-bayang kegelapan pada 26 Agustus 2017, menambah jumlah pengungsi menjadi separuh juta. Setidaknya 500 ribu Rohingya melarikan diri dari Myanmar sejak kekerasan semakin meningkat akhir Agustus lalu, membawa cerita soal pengrusakan besar-besaran dan pembunuhan di kampung halamannya. (*)

BERITA REKOMENDASI