Pejabat New Caledonia Sambut Sultan HB X

NOUMEA (KRjogja.com) – Kunjungan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X ke New Caledonia, meski hanya kurang dari satu hari pada akhir pekan berlangsung cukup efektif. Setelah merayakan 120 tahun kedatangan orang Jawa bersama masyarakat dan diaspora Indonesia pada Jum’at malam (02/09/2016), Gubernur DIY telah diterima oleh tiga pejabat tinggi New Caledonia. 

Pertemuan pertama dengan Komisaris Tinggi Prancis untuk New Caledonia, Thierry Lataste. Sultan Hamengku Buwono X didampingi Wakil Ketua DPD RI, Wakil Ketua DPRD DIY, Walikota Yogyakarta dan Bupati Sleman serta Konsul Jenderal RI Noumea, disambut Thierry Lataste di rumah dinasnya. 

Lataste menyatakan hubungan Indonesia dan Prancis selama ini terjalin dengan sangat baik. “Sementara di New Caledonia sendiri, komunitas keturunan Indonesia juga dapat berintegrasi dengan baik dan tidak pernah memiliki masalah.”

Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan tujuan kedatangannya ke New Caledonia untuk dalam rangka memperingati kedatangan 120 tahun kedatangan orang Indonesia ke New Caledonia, yang telah berlangsung di Wisma Masyarakat Indonesia, Mont-Dore. Selain bertukar pikiran mengenai berbagai hal yang menjadi kepentingan bersama, Gubernur DIY mengundang Komisaris Tinggi untuk berkunjung ke Yogyakarta dan menjalin hubungan kerja sama dengan DIY secara lebih komprehensif. 

Kunjungan kehormatan kedua dilanjutkan pertemuan dengan Presiden Kabinet Pemerintah New Caledonia, Philippe Germain, di gedung Pemerintah New Caledonia. Serupa dengan Komisaris Tinggi Thierry Lataste, Philippe Germain juga mengapreasiasi keberadaan komunitas keturunan Indonesia di New Caledonia yang dikenal tidak banyak bicara tetapi memiliki etos kerja yang baik dan ulet. 

Germain menyatakan keinginannya agar Indonesia dan New Caledonia dapat mengembangkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan. Tawaran kerja sama tersebut disambut positif oleh Gubernur DIY, ”Melalui pendekatan kebudayaan, diharapkan kedepannya dapat terjalin kerja sama yang lebih erat di bidang ekonomi,” kata Sultan Hamengku Buwono X. 

Sebelum bertolak ke Sydney, Sultan HB X menemui Ketua Kongres New Caledonia, Thierry Santa. Pertemuan singkat tersebut turut dihadiri oleh beberapa anggota Kongres, termasuk anggota Kongres dari partai Les Republicains keturunan Indonesia, Rusmaeni Sanmohamat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DIY memperkenalkan istrinya, GKR Hemas sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Indonesia. 

Gubernur DIY juga didampingi rombongan tim kesenian Yogya Hip-Hop Foundation dan Pusat Latihan Tari Bagong Kusudiarjo, yang menggelar pertunjukkan Yogyakarta night selama dua hari, untuk menghibur diaspora dan masyarakat New Caledonia dalam peringatan 120 tahun kedatangan masyarakat Jawa ke New Caledonia di Pusat Kebudayaan Mont-Dore. (*)

BERITA REKOMENDASI