Pelaku Penembak Duta Besar Rusia Seorang Polisi

Editor: Ivan Aditya

ANKARA (KRjogja.com) – Pemerintah Turki menyebut pembunuhan yang dilakukan polisi terhadap Dubes Rusia untuk Turki Andrei Karlov (63) di galeri seni di Ankara, Senin (19/12/2016) sebagai serangan teroris. Pelaku telah diidentifikasi bernama Mevlut Mert Altintas (22) yang telah bekerja sebagai polisi anti huru-hara selama 2,5 tahun. Pelaku langsung ditembak mati aparat Turki, 15 menit setelah kejadian.

Pelaku sempat kabur ke lantai dua dan tiga yang membuat polisi bekerja keras untuk mengepung pelaku agar jatuhnya korban baru bisa dihindarkan. Dubes Rusia ditembak mati saat menyampaikan pidato pembukaan pameran foto bertajuk 'Rusia Sebagaimana Dilihat Turki' di galeri seni di Ankara.

Insiden tersebut membuat hubungan Rusia dan Turki yang baru saja dinormalisasi awal tahun ini kembali tegang. Akan tetapi, pihak Rusia berusaha tenang untuk menghadapi pembunuhan yang dilakukan warga Turki terhadap diplomatnya. (*)

BERITA REKOMENDASI