Pelaku Serangan London Warga Somalia

Editor: Ivan Aditya

LONDON (KRjogja.com) – Penikaman massal di Alun-alun Russel, London pada Kamis 4 Agustus 2016 dini hari WIB, yang menewaskan seorang turis Amerika dan melukai 5 orang lainnya dari Australia, Inggris dan Israel, telah membuat keamanan di London ditingkatkan. Pelaku serangan, warga Somalia berusia 19 tahun yang menetap di Inggris bersama keluarganya sejak 2002, telah ditangkap tak lama setelah serangan terjadi.

Wali Kota London Sadiq Khan sangat terkejut dengan serangan itu. Putra sopir bus di London tersebut mengecam serangan brutal yang memakan korban jiwa. Namun, dia memuji kinerja polisi yang dengan cepat melumpuhkan pelaku sehingga jumlah korban jiwa dan terluka bisa diminimalkan. Polisi datang ke lokasi kejadian hanya dalam waktu 6 menit setelah mendapatkan informasi serangan di Russel yang terletak di jantung kota London.

Sadiq yang leluhurnya berasal dari Pakistan tersebut mengatakan, pihaknya telah meningkatkan keamanan di London usai terjadinya serangan di dekat Museum London itu. "Patroli polisi di London ditingkatkan sehingga akan banyak polisi terlihat di tempat-tempat publik di London untuk melindungi semua warga," ujar Sadiq.

Serangan Russel terjadi kurang dari sepekan usai ISIS memperingatkan Inggris bahwa negeri Ratu Elizabeth tersebut akan segera menjadi target serangan pengikut dan simpatisannya seperti yang terjadi di Jerman dan Prancis baru-baru ini. (*)

BERITA REKOMENDASI