Pemancing Hanyut Terseret Gelombang

BENGKULU (KRjogja.com) – Seorang pemancing, Erwin, warga Tanjung Agung Kota Bengkulu tenggelam di alur masuk Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, pada Kamis 11 November 2016. Tim SAR Bengkulu terjun untuk melakukan pencarian terhadap korban. 

"Tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban," kata Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Edward di Bengkulu, Jumat (11/11/2016).

Korban diketahui tenggelam di alur masuk Pelabuhan Pulau Baai yang merupakan lokasi pemancingan yang sering dipadati warga pada Kamis pagi kemarin. Nelayan setempat dengan perahu kecil sempat mengejar korban untuk diselamatkan, namun tubuh korban terseret arus laut. "Pencarian sudah dilakukan sejak laporan korban tenggelam diterima, tim masih berupaya," ucapnya. 

Petugas BPBD bersama tim pencari antara lain dari PMI kota dan provinsi, Basarnas dan Tagana masih menyisir lokasi tenggelamnya korban di sekitar kolam dan pintu alur Pelabuhan Pulau Baai. 

Edward mengatakan, pencarian terhadap korban dilakukan menggunakan peralatan perahu karet dibantu kapal nelayan yang melaut di sekitar perairan tersebut. Beberapa hari sebelumnya, seorang anak juga tewas tenggelam setelah terseret arus di perairan Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Tim SAR menemukan korban beberapa jam kemudian dalam kondisi tidak bernyawa. (*)

BERITA REKOMENDASI