Pemberontak Suriah Tak Ingin Rusia Terlibat Upaya Damai

Editor: Ivan Aditya

SURIAH (KRjogja.com) – Pemberontak Suriah mengatakan, mereka tidak ingin lagi Rusia terlibat dalam upaya damai di Suriah. Alasannya, Rusia adalah sekutu utama pemerintah Suriah, dan kerap membantu Damaskus dalam melakukan serangan terhadap basis pemberontak.

Penolakan itu tertuang dalam sebuah pernyataan yang ditandatangani lebih dari 30 kelompok pemberontak Suriah, termasuk mereka yang didukung oleh Arab Saudi dan juga oleh Turki.

“Kami tidak bisa menerima Rusia sebagai sponsor/mediator (upaya damai) karena mereka bermitra dengan rezim (Bashar al-Assad) dalam melakukan kejahatan terhadap rakyat kami,” bunyi pernyataan tersebut, seperti dilansir Reuters pada Minggu (25/09/2016).

“Pasukan yang didukung oleh Rusia menggunakan bom napalm dan juga senjata kimia, tapi dunia internasional tidak sedikitpun mengeluarkan kecaman akan hal tersebut,” sambungnya.

Dalam pernyataanya, pemberontak Suriah menyinggung serangan udara yang menghantam Aleppo. Mereka menyebut intensitas, dan kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan terbaru itu telah mencapai level yang baru.

“Serangan udara yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, yang telah menewaskan puluhan orang belum pernah mencapai kerusakan seperti saat ini,” tukasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI