Pemimpin Iran Bersumpah Usir Amerika dari Timur Tengah

Editor: Ivan Aditya

IRAN, KRJOGJA.com – Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Amerika Serikat akan diusir dari Irak dan Suriah. Khamenei meyakini AS tidak akan tinggal lama di Irak atau Suriah.

“Mereka harus menarik diri dan tentu saja akan diusir,” kata Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut dia, sekutu Washington bahkan kini tidak suka dengan kehadiran AS di kawasan itu. Khamenei menyaebut AS harus diusir karena telah menjadi penghasut perang, melatih teroris, dan memberi dukungan tanpa syarat bagi penindasan rezim Zionis yang semakin meningkat.

“Bahkan para pemimpin sekutu Amerika membenci pejabat dan pemerintah Amerika, tidak mempercayai mereka dan acuh tak acuh terhadap mereka,” kata Khamenei dalam konferensi video dengan mahasiswa.

AS dan Iran sama-sama terlibat konflik Suriah di mana Teheran mendukung rezim pemerintah Presiden Bashar Al Assad, dan Washington membantu suku Kurdi yang memerangi ISIS. Keduanya menjadi pemain utama geopolitik di Irak sejak penggulingan diktator Saddam Hussein pada 2003.

Ketegangan dua musuh bebuyutan itu meningkat setelah AS menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir pada Mei 2018 dan kembali menerapkan sanksi yang melumpuhkan ekonomi Iran. Tensi kian memanas pada Januari akibat kematian perwira tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani. Dia tewas dalam serangan drone yang diluncurkan AS. (*)

BERITA REKOMENDASI