Pemimpin Oposisi Venezuela Akan Pulihkan Hubungan dengan Israel

CARACAS, KRJOGJA.com – Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido mengatakan bahwa dirinya tengah berusaha untuk memulihkan hubungan diplomatik negara Amerika Latin itu dengan Israel, salah satu negara pendukungnya. 

Caracas telah memutuskan hubungannya dengan Tel Aviv sepuluh tahun lalu sebagai bentuk solidaritas pada Palestina. Dalam wawancara dengan surat kabat Israel, Hayom pada Selasa, Guaido mengatakan bahwa dia sedang melakukan proses untuk memulihkan hubungan diplomatik antara Venezuela dengan Israel.

"Saya sangat senang melaporkan bahwa proses menstabilkan hubungan dengan Israel sedang mencapai puncaknya," kata Guaido kepada Hayom sebagaimana dilansir Al Jazeera, Kamis (14/2/2019).

"Pertama kita akan memulihkan hubungan, maka kita akan mengumumkan penunjukan seorang duta besar untuk Israel, dan kami sangat berharap seorang utusan akan datang ke sini dari Israel," tambahnya.

Pria yang memproklamirkan diri sebagai presiden interim Venezuela itu juga mempertimbangkan untuk memindahkan kedutaan besar Venezuela ke Yerusalem yang diklaim Israel sebagai ibu kota negaranya.

"Saya akan mengumumkan dimulainya kembali ikatan dan lokasi kedutaan pada waktu yang tepat," katanya,” ujarnya.

Pada Januari, Israel mengikuti sekutunya, Amerika Serikat mengakui Guaido sebagai presiden interim Venezuela. Jika terlaksana, kebijakan Guaido terhadap Israel akan menandai perubahan besar dari kebijakan luar negeri Venezuela yang selama ini mendukung solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel. (*)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI