Penurunan Harga Minyak, Peringatan Ekonomi Global

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Jatuhnya harga minyak, yang sekarang berada di kisaran US$ 45 per barel di AS, adalah hal yang menakutkan. Hal ini diungkapkan John Hofmeister, mantan presiden Shell Oil.

"(Harga minyak) telah sampai pada titik yang menakutkan. Jika harganya turun di bawah US$40 kita akan melihat banyak perusahaan berhenti melakukan driling karena perusahaan tidak dapat menanggung biayanya," jelasnya.

Harga yang layak, menurut John Hofmeister, berkisar antara US$ 50 hingga US$ 60 per barel.

Harga minyak mentah merosot ke level terendah dalam 17 bulan terakhir pada hari Jumat (21/12/2018), turun sekitar 24% tahun ini. Penurunan ini dikarenakan kelebihan pasokan global.

Saat ini harga gas nasional AS di pom pengisian rata-rata sekitar US$ 2,34 per galon. Konsumer mungkin bisa lega, namun John Hofmeister memperingatkan bahwa harga yang murah ini bisa menjadi bumerang. Penurunan harga minyak juga merupakan tanda peringatan bagi ekonomi global. (*)

BERITA REKOMENDASI