Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Bakal Dievaluasi

MEKAH (KRjogja.com) – Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) meminta pemerintah mengevaluasi kinerja Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Dewan Pembina Amphuri Fuad Hasan Masyhur meminta proses evaluasi itu untuk mengembalikan kedudukan penyelenggaraan haji khusus.

"Saya harap Kementerian Agama (Kemenag) bisa melakukan evaluasi. Saya harapkan kami (dapat) evaluasi bersama-sama, kami kembalikan marwah niat lahirnya penyelenggaraan haji khusus," kata Fuad melalui keterangannya di Kantor Daerah Kerja (Daker) Mekah, Senin (12/9/2016).

Fuad merasa sedih dengan banyaknya penyelenggara haji khusus yang kerap memberikan fasilitas di bawah haji reguler. Padahal di sisi lain, biro penyelenggara haji khusus menarik biaya yang lebih mahal.

"Padahal kami tahu mereka sudah menarik biaya lebih besar, antara 12 ribu (Rp 157 juta) -15 ribu (Rp 197 juta) dollar, sehingga kasihan masyarakat tidak mendapatkan fasilitas sesuai yang mereka harapkan," ujar dia. (*)

BERITA REKOMENDASI