Perang Ukraina Bisa Picu Kelaparan Dunia

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan bahwa ia berada dalam kontak intens dengan Rusia dan negara-negara lain untuk menghentikan meningkatnya kelaparan global yang diperburuk perang Ukraina.

Upayanya adalah mengizinkan ekspor biji-bijia yang disimpan di pelabuhan-pelabuhan Ukraina dan memastikan makanan dan pupuk Rusia yang telah tersedia akses tak terbatas ke pasar dunia. Skretaris Jenderal Antonio Guterres mengatakan dia berharap setelah berdiskusi dengan Moskow, Ukraina, Turki, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara penting lainnya.

“Perang di Ukraina memperparah kerawanan pangan global yang diperburuk oleh suhu yang memanas di (dunia) dan pandemi Virus Corona,” katanya dalam pertemuan PBB di New York.

Guterres mengatakan Ukraina dan Rusia bersama-sama memproduksi hampir sepertiga gandum dan jelai dunia serta setengah dari minyak bunga mataharinya, dan Rusia serta sekutunya Belarusia adalah produsen potash nomor dua dan tiga dunia.

Sekjen mengatakan jumlah orang yang menghadapi kerawanan pangan parah telah berlipat ganda hanya dalam dua tahun dari 135 juta sebelum pandemi menjadi 276 juta saat ini. (*)

BERITA REKOMENDASI