Pertarungan Pemilu Perancis Lebih Keras

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS, KRJOGJA.com – Survei yang dipublikasikan Jumat (05/05/2017) menunjukkan pemilih Perancis termasuk salah satu yang paling terpolarisasi di Uni Eropa, di mana satu dari lima warga menyebut dirinya ‘ekstrem’ sementara hanya sepertiga yang mengaku ‘sentris’.

Tidak biasanya, tingkat ketidakpuasan yang tinggi akan arah tujuan negara pun tampak dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Bertelsmann Foundation itu, menggarisbawahi tantangan yang akan dihadapi presiden baru dalam waktu dekat ini.

Politikus sentris independen Emmanuel Macron akan berhadapan dengan Marine Le Pen dari partai ekstrem kanan Front Nasional. Ini adalah kali pertamanya, sejak Republik Kelima berdiri 60 tahun lalu, pemilu putaran kedua tidak diikuti baik oleh partai moderat kanan dan moderat kiri yang merupakan dua partai utama Perancis.

Sejumlah survei menunjukkan Macron kemungkinan besar akan menungguli Le Pen dengan perbandingan sekitar 60-40 persen. Survei Bertelsmann dilaksanakan pada Maret berdasarkan 11.021 responden di seluruh penjuru Uni Eropa, menunjukkan 20 persen pemilih Perancis memandang dirinya sendiri sebagai ekstrem kanan atau ekstrem kiri, sementara negara-negara lain hanya menunjukkan angka 7 persen. (*)

BERITA REKOMENDASI