Perundingan Brexit Diperpanjang

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Proses perundingan Brexit antara pemerintah Inggris dan Uni Eropa diperpanjang karena kedua belah pihak masih belum mencapai kesepakatan.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dan Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen, memutuskan untuk mengesampingkan tenggat yang semula sudah ditetapkan.

Hal itu dilakukan untuk menghindari permasalahan yang bisa timbul di bidang ekonomi dan perdagangan lintas negara pada 1 Januari 2021 mendatang. “Selama masih ada kehidupan, masih ada harapan,” kata Johnson dalam jumpa pers.

Dia berharap perundingan pada Desember ini akan mencapai kesepakatan tentang perdagangan dan pengaturan akses di kawasan perbatasan. Selain itu, Brexit juga akan mempengaruhi jutaan pekerja di Eropa dan Inggris, serta perdagangan saham. (*)

BERITA REKOMENDASI