Perusahaan Didenda Gara-gara Gedung Jadi Lokasi Kampanye

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Sebuah perusahaan di Negara Bagian Nevada, Xtreme Manufacturing, diancam denda USD3.000 atau sekitar Rp44,5 juta, karena mengizinkan bangunan mereka digunakan untuk kampanye terbuka dalam ruangan oleh calon presiden petahana Amerika Serikat, Donald Trump. Kampanye itu dinilai melanggar protokol kesehatan yang diterbitkan pemerintah setempat di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Xtreme Manufacturing berlokasi di kota Henderson-salah satu kota di negara bagian Nevada. Petugas informasi Publik Kota Henderson, Kathleen Richards, mengatakan bahwa selama acara tersebut berlangsung seorang petugas pengawas menemukan enam pelanggaran.

Richards menambahkan, perusahaan itu diberi waktu selama 30 hari untuk menanggapi pemberitahuan tersebut. “Perusahaan memiliki waktu 30 hari untuk menanggapi pemberitahuan dan membayar denda atau mempersengketakan pemberitahuan pelanggaran,” ucapnya.

Kampanye Trump di dalam ruangan itu dilakukan di tengah fakta bahwa jumlah kematian akibat corona di AS mendekati angka 200 ribu orang. Hal itu terjadi setelah kamanye dalam ruangan di Tulsa, Oklahoma.

Sementara itu, Pemilik Xtreme Manufacturing, Don Ahern, mempunyai alasan tersendiri membolehkan gedungnya digunakan untuk ajang kampanye Trump.

“Tujuan saya adalah melanjutkan tradisi besar Amerika tentang hak berkumpul dan kebebasan berbicara,” katanya dalam konferensi pers singkat. (*)

BERITA REKOMENDASI