Pesta Pernikahan Jadi Klaster Baru di Amerika

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Tujuh orang tewas akibat terinfeksi virus corona dari klaster sebuah resepsi pernikahan yang diadakan di sebuah penginapan di wilayah pedesaan negara bagian Maine, Amerika Serikat.
Selain itu, 177 orang lainnya juga telah dinyatakan terinfeksi dari klaster tersebut.

Pesta pernikahan diketahui berlangsung pada awal Agustus lalu dan melanggar peraturan otoritas setempat soal pelaksanaan kegiatan di tengah pandemi.

Salah satu peraturan pembatasan sosial yang diterapkan adalah sebuah pertemuan atau pesta hanya boleh melaksanakan kegiatan dengan melibatkan maksimal 50 orang. Sementara saat itu tercatat ada 65 orang yang hadir dalam pernikahan tersebut.

Setelah acara pemberkatan pengantin di sebuah gereja, resepsi pernikahan berlangsung di tempat penginapan Big Moose Inn. Lokasinya berada tidak jauh dari kota dengan pemandangan indah, Milinocket, yang berpenduduk sekitar 4.000 orang.

Setelah kabar soal pernikahan menjadi klaster corona, pemerintah Milinocket langsung menutup perbatasan.” Ketika kami mendengar tentang wabah semua orang benar-benar kaget.” kata Kepala Dewan Kota Milinocket, Cody McEwen.

Sepuluh hari setelah upacara dilangsungkan, sekitar 24 orang yang hadir tiba-tiba mengalami gejala corona dan akhirnya dinyatakan positif. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Maine pun mulai membuka penyelidikan.

Direktur CDC Maine, Nirav Shah, mengungkap bahwa ada tujuh orang yang telah terinfeksi corona dari klaster pernikahan itu meninggal. Meski ketujuh orang itu tidak menghadiri acara pernikahan, berdasarkan pelacakan kontak yang telah dilakukan, mereka berhubungan dengan orang-orang yang telah terinfeksi dalam resepsi pernikahan itu. (*)

BERITA REKOMENDASI