PM Irak Ajukan Pengunduran Diri

Editor: Ivan Aditya

IRAK, KRJOGJA.com – Perdana Menteri Irak, Adel Abdel Mahdi mengajukan pengunduran dirinya ke parlemen. Mahdi mengajukan pengunduran diri di tengah kondisi demonstrasi yang memanas dalam dua bulan terakhir di sejumlah kota di Irak.

"Saya akan menyerahkan [jabatan] kepada parlemen. Surat resmi yang meminta pengunduran diri saya dari jabatan perdana menteri," tulis Mahdi.

Sontak pernyataan pengunduran ini disambut gembira oleh para pengunjuk rasa yang berkumpul di Lapangan Tahrir, Baghdad, Irak.

Aksi unjuk rasa besar-besaran merebak di seluruh Irak sejak 1 Oktober. Mereka menuntut langkah konkret pemerintah untuk menekan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, dan memberantas korupsi.

Menurut Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), Irak adalah penghasil minyak bumi kedua terbesar di dunia. Namun, berdasarkan telaah lembaga non-pemerintah Transparency International, mereka menempati urutan ke-12 negara terkorup di dunia.

Demonstrasi berujung ricuh terjadi dalam dua bulan terakhir. Setidaknya lebih dari 400 orang dilaporkan tewas dan 15 ribu lainnya luka-luka. (*)

BERITA REKOMENDASI