Polisi Filipina Amankan Sabu Senilai 6 Miliar Peso

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA (KRjogja.com) – Di tengah bencana topan yang melanda Filipina pada 26 Desember 2016 lalu, pemerintah setempat mengumumkan soal keberhasilan aparat mereka merangsek pabrik sabu atau methamphetamine di kota San Juan dekat Manila. Otoritas Investigasi Biro Nasional (NBI) mengatakan, pihaknya berhasil menyita sabu senilai 6 miliar peso atau sekira 120 juta dolar AS. Jumlah ini merupakan rekor terbesar dalam sejarah perang melawan narkoba di negara Asia Tenggara tersebut.

"Operasi penggerebekan pabrik narkoba tersebut sukses besar. Nilai barang yang disita terbesar dalam sejarah operasi anti-narkotika," demikian pernyataan otoritas Kementrian Kehakiman Filipina.

Otoritas NBI menambahkan bahwa operasi tersebut dilakukan pada hari Senin 26 Desember 2016 di San Juan. Di sana, NBI menemukan sejumlah drum bahan kimia untuk memproduksi methamphetamine atau nama populernya, shabu.

Keberhasilan tim NBI merangsek pabrik shabu di San Juan merupakan hasil tindak lanjut dari operasi Jumat pekan lalu di kawasan San Juan, tetapi berbeda lokasi dengan operasi hari Senin 26 Desember 2016. Di kawasan tersebut, polisi menangkap enam orang dan menyita 560 Kg sabu senilai 67 juta dolar AS. (*)

BERITA REKOMENDASI