Polisi Jerman Bakal Jaga Ketat Perayaan Oktoberfest

Editor: Ivan Aditya

MUNICH (KRjogja.com) – Pemerintah Jerman meningkatkan keamanan selama perayaan festival rakyat terbesar di Munich yang dikenal dengan nama Oktoberfest. Keamanan di Jerman sendiri sebenarnya telah ditingkatkan sejak Juli lalu saat serangkaian serangan teror mengguncang negara yang sejak 2015 lalu telah menerima lebih dari satu juta pengungsi asal Timur Tengah tersebut.

Salah satu upaya Jerman untuk mencegah terulangnya serangan teror Juli lalu adalah dengan melarang warga menggunakan tas ransel saat menghadiri acara-acara musik dan festival lainnya. Aturan ini diberlakukan setelah seorang migran Suriah pada Juli lalu membawa sejumlah bahan peledak di tas ranselnya.

Wakil Kepolisian Jerman Werner Feiler membenarkan soal berlakunya aturan baru tersebut. Werner mengatakan, yang dilarang bukan hanya ransel, melainkan semua tas besar juga dilarang di bawah ke acara-acara festival, termasuk juga perayaaan Festival Oktober di Munich yang sudah dimulai sejak pekan lalu sampai 3 Oktober 2016 mendatang.

Festival Oktober di Munich merupakan pesta rakyat terkenal di seluruh dunia yang ditandai dengan acara minum bir khas Jerman di sejumlah taman di Munich. Werner memperkirakan, Festival Oktober di Munich akan dihadiri 6 juta orang, termasuk turis. (*)

BERITA REKOMENDASI