PPI Jepang Sumbang Gagasan Pemulihan Ekonomi

Editor: Ivan Aditya

OSAKA, KRJOGJA.com – Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi berharap Perhimpunan Pelajar Indonesia Jepang (PPIJ) dapat menyumbangkan gagasan untuk pemulihan ekonomi Indonesia. Dalam harapannya, hasil penelitian tidak hanya numpuk di rak tapi bisa diwujudkan dalam praktik di lapangan.

Heri Akhmadi mengemukakan hal tersebut ketika membuka lokakarya bertema ‘Gagasan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi di Indonesia’ di KJRI Osaka. Dalam siaran pers KBRI Jepang yang diterima Redaksi KRJOGJA.com, Selasa (15/12/2020) disebutkan kegiatan diselenggarakan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka, berlangsung 2 hari.

Persatuan Pelajar Indonesia Jepang merekomendasikan agar Pemerintah Indonesia lakukan pengembangan financial technologi (fintech) untuk kemudahan UMKM. Dari lokakarya ini, PPIJ seperti disebutkan Ketua Umum PPIJ yang juga mahasiswa program S3 jurusan Disaster Nursing, University of Kochi Yudi Ariesta Chandra, PPIJ mendorong agar semakin banyak perusahaan fintech memberikan pengurangan biaya operasional melalui penerapan suku bunga yang lebih rendah, penyediaan transfer dan tanda tangan digital gratis, pemberian diskon tagihan bulanan, penerapan Merchant Discount Rate (MDR) sebesar 0% dan penyediaan layanan konsultasi keuangan gratis.

Yudi Ariesta mengemukakan perlu dipikirkan agar lembaga Pemeringkat UMKM, Pemerintah Daerah dan Kementerian terkait agar mempertimbangkan aspek sosial lingkungan dalam scoring UMKM dan jaminan privasi pengguna layanan. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat kebijakan digital financial literacy. “Khususnya dengan mempercepat program pemerataan akses internet di daerah luar Jawa dan mengoptimalkan sosialisasi keuntungan layanan fintech untuk UMKM,” tandas Yudi. (Fsy)

BERITA REKOMENDASI