Pramono Anung Tegaskan Sikap Jokowi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak berpikir untuk menambah masa jabatan presiden. Wacana penambahan masa jabatan presiden mencuat dalam pembicaraan rencana amendemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Sampai hari ini presiden sama sekali tidak berpikir itu dan ini juga kalau dibiarkan menjadi kontra produktif," kata Pramono.

Pramono menyebut rencana amendemen UUD 1945 seperti membuka kotak pandora. Ia meyakini Jokowi tetap ingin masa jabatan presiden maupun wakil presiden seperti yang berjalan saat ini, yakni maksimal dua periode atau total 10 tahun.

"Karena beliau adalah presiden yang dilahirkan oleh reformasi, sehingga beliau akan taat dan patuh kepada apa yang sudah ada," ujarnya.

Pramono menyatakan sejumlah partai besar pun menganggap wacana penambahan masa jabatan presiden dalam amendemen UUD 1945 terlalu mengada-ada. Namun, ia tak menyebut partai besar yang menilai demikian.

"Bahkan partai-partai pun, termasuk partai besar mereka beranggapan bahwa gagasan ini terlalu mengada-ada," tuturnya. (*)

BERITA REKOMENDASI