Prancis dan Saudi Sepakat Waspadai Iran

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS, KRJOGJA.com – Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden Perancis Emmanuel Macron sepakat untuk meningkatkan kerja sama di segala bidang dan mengekang 'ekspansionisme' Teheran di Timur Tengah. Meski begitu keduanya mengakui adanya perbedaan pandangan soal kesepakatan nuklir Iran.

Sama seperti Macron, Putra Mahkota Saudi itu juga bersikap keras terhadap dugaan serangan senjata kimia di Suriah. Dalam lawatan perdana ke Peracis, pewaris tahta Kerajaan Saudi itu menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama perusahaan senilai US$18 miliar atau sekitar Rp247,8 triliun.

"Perancis meyakini bahwa kita harus menjaga struktur kesepakatan nuklir Iran, tapi harus dilengkapi dengan upaya membatasi aktivitas balistik Iran dan ekspansionisme kawasannya," kata Macron dalam konferensi pers bersama Pangeran Mohammed bin Salman.

Dalam pernyataan bersama dari Arab Saudi dan Perancis, kedua negara menyatakan mereka berbagi 'tujuan bersama untuk mencapai perdamaian, stabilitas dan keamanan' di Timur Tengah dan kedua negara sepakat untuk membuka babak baru yang menjanjikan dalam hubungan bilateral. Dalam pernyataan juga disebutkan bahwa Arab Saudi dan Perancis akan bekerja sama mengatasi tantangan global yang dihadapi masyarakat internasional, termasuk perubahan iklim dan pembangunan manusia.

Arab Saudi dan Perancis juga berkomitmen untuk menangani pendanaan terorism. Kedua negara juga sepakat soal perlunya mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir.

Pernyataan bersama juga menyoroti fakta bahwa kedua negara berkomitmen untuk menemukan 'solusi politik' bagi situasi yang tengah berlangsung di Yaman dan Suriah serta menyerukan seluruh dunia untuk meminta pertanggungjawaban bagi mereka yang terlibat dalam serangan senjata kimia. (*)

BERITA REKOMENDASI